Denai rindu..
Denai itu ku susuri
sepanjang jalan ia berkabus
kerikil menyakitkan kaki
namun gagah ku tempuhi
demi sebuah janji
sejak alam roh ia terpatri
ku tak ingin mungkiri
walau penat diuji
jalan kerikil dan berduri
luka itu tampak di kaki
ia bukan luka yg hakiki
kerna dunia ini sementara pasti
denai rindu ku tidak berpenghujung
ia kan pasti terus bersambung
ke alam syurgawi bertemu kekasih yang abadi
kerna rindu itu memang lumrah seorang bidadari
pada seorang ajnabi yg layak dinikahi
maharnya adalah cinta Illahi..
No comments:
Post a Comment